Profile Jurusan Teknik Sipil

Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali adalah salah satu dari enam jurusan yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Bali.Saat ini Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali menyelenggarakan dua program studi (Prodi) yaitu Prodi D III Teknik Sipil dan Prodi D IV Manajemen Proyek Konstruksi.

Perkembangan Jurusan Teknik Sipil tidak dapat dilepaskan dari pendirian dan perkembangan Politeknik Negeri Bali. Dimana Politeknik Negeri Bali yang mulanya bernama Politeknik Universitas Udayana menyelenggarakan kuliah perdananya tanggal 5 Oktober 1987, berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 80/Dikti/Kep/1985 tertanggal 3 Desember 1985 yang diperbaharui dengan SK No. 81/Dikti/Kep/1989 tertanggal 10 Agustus 1989. Selanjutnya pada tahun 1997 Politeknik Universitas Udayana menjadi Politeknik Negeri Bali dengan dikeluarkannya surat keputusan Meteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 081/O/1997 tentang pendirian Politeknik Negeri Bali tanggal 24 April 1997.

Jurusan Teknik Sipil saat berdirinya Politeknik menyelenggarakan pendidikan diploma dua (D II).Selanjutnya Prodi D II berkembang menjadi Prodi D III Teknik Sipil.Pada tahun 2007 Politeknik merintis berdirinya Prodi D IV Manajemen Proyek Konstruksi.Dan Tahun 2008 Prodi D IV Manajemen Proyek Konstruksi menyelenggarakan kuliah angkatan pertamanya. Sehingga saat ini Jurusan Teknik sipil menyelenggarakan dua program studi yaitu Prodi D III Teknik Sipil dan Prodi D IV Manajemen Proyek Konstruksi.

Saat ini (2013) Jurusan Teknik Sipil (Prodi D III Teknik Sipil dan Prodi D IV Manajemen Proyek Konstruksi) sedang mengembangkan kurikulum.Dengan Undang Undang Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional) maka kurikulum Pendidikan Tinggi harus mengacu pada KKNI(Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia).Untuk itu Jurusan Teknik Sipil selalu melakukan komunikasi dengan semua pihak terutama industri jasa konstruksi, instansi terkait, organisasi profesi bidang jasa konstruksi serta para alumni yang telah bekerja pada bidang jasa konstruksi untuk dapat ikut serta mengembangkan kurikulum. Sehingga kurikulum yang disusun sesuai dengan kulifikasi kerja nasional dan sesuai dengan kebuutuhan dunia industri

Visi dan Misi

JURUSAN

VISI

Menjadi institusi terdepan sebagai penghasil tenaga profesional yang memiliki daya saing internasional di bidang teknik sipil

MISI

  1. Menghasilkan tenaga handal yang berorientasi pada kebutuhan pasar dalam bidang teknik sipil dengan pariwisata sebagai unggulan
  2. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan dalam bidang teknik sipil
  3. Menyelenggarakan penelitian dalam bidang ilmu terapan dan mengembangkan IPTEK dalam rangka mensejahterakan kehidupan masyarakat melalui pengabdian masyarakat
  4. Menjalin kerja sama berkelanjutan dengan lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, dunia usaha, asosiasi profesi dan masyarakat baik nasional maupun internasional
  5. Mengembangkan institusi yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel sesuai dengan tuntutan jaman serta meningkatkan lingkungan institusi yang kondusif secara berkelanjutan.

DIPLOMA III

VISI

Menjadi pusat pendidikan vokasi dibidang Teknik Sipil sebagai penghasil lulusan profesional yang berdaya saing internasional pada tahun 2025

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan vokasi pada level 5 KKNI dibidang Teknik Sipil yang berkarakter kebangsaan dengan standar mutu nasional dan internasional.
  2. Melaksanakan penelitian terapan nasional dan internasional pada bidang ilmu Teknik Sipil.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berlandaskan pada penerapan keilmuan dibidang Teknik Sipil.
  4. Membangun kerjasama dengan steak holder dalam negeri dan kawasan regional aspac yang berorientasi untuk pengembangan program studi.

TUJUAN

  1. Menghasilkan lulusan profesional dibidang Teknik Sipil pada level 5 KKNI, yang berkarakter, serta berjiwa wirausaha dengan berorientasi standar mutuĀ  nasional dan regional (aspac).
  2. Meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dosen dalam melakukan penelitian terapanĀ  dibidang Teknik Sipil untuk pendapatkan paten dan pengakuan internasional.
  3. Membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan inovasi baru berbasis IPTEKS terapan dibidang Teknik Sipil.
  4. Memperluas jaringan kerjasama tri dharma yang berorientasi pada pengembangan program studi ditingkat lokal dan regional (aspac).

SASARAN

  1. Terwujudnya IPK rata-rata mahasiswa menjadi 3,5
  2. Mempertahankan waktu tunggu lulusan rata-rata dibawah 1 bulan
  3. Rasio input calon mahasiswa pada tahun 2019 adalah 1: 5
  4. Minimal satu kegiatan kemahasiswaan yang mendapat penghargaan nasional pertahun dan minimal 3 kegiatan yang mendapat penghargaan internasional pada tahun 2019.
  5. Jumlah penelitian 2 penelitian perdosen per tahun
  6. Jumlah penelitian yang dipublikasikan/diseminarkan pada seminar internasinal 2 penelitian pertahun
  7. Jumlah penelitian yang mendapatkan paten pada tahun 2019 adalah 5 penelitian.
  8. Pengabdian dosen minimal empat pengabdian pertahun perdosen
  9. Minimal satu kerjasama internasional pertahun
  10. Nominal kerjasama pertahun Rp 2 milyar

STRATEGI UNTUK PENCAPAIAN SASARAN

  1. Perbaikan kurikulum rutin minimal 5 tahun sekali dengan melibatkan steak holders dan mengacu pada standar-standar nasional dan internasional.
  2. Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi.
  3. Meningkatkan kemampuan dosen dalam penguasaan teknologi.
  4. Melakukan publikasi secara rutin melalui kegiatan open haouse, lomba ditingkat SMK dan SMA, publikasi langsung turun ke SMK SMA menjelang seleksi ujian masuk, publikasi kegiatan prodi pada media lokal maupun nasional.
  5. Mengikutsertakan mahasiswa dalam lomba-lomba ditingkat nasional dan internasional dan menyediakan penganggaran yang memadai untuk kegiatan tersebut.
  6. Membentuk sebuah Forum Ilmiah Teknik Sipil yang bertujuan meningkatkan jumlah proposal penelitan, jumlah dan kualitas penelitian.
  7. Memfasilitasi penelitian dosen untuk mendapatkan paten.
  8. Menyediakan anggaran yang memadai untuk dapat secara rutin mengikutkan dosen dalam seminar nasional dan internasional.
  9. Membentuk team yang khusus mengkoordinasikan pengabdian masyarakat yang bertujuan menggali, merancang dan meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
  10. Membentuk Team Pemberdayaan Potensi Jurusan/ Prodi untuk mengoptimalkan kerjasama nasional maupun internasional.