Call us: 0361-701981 | E-mail: poltek@pnb.ac.id

pnb Terdepan, Profesional, Berdaya Saing Internasional

Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Buka IJCST 2017 di Nusa Dua

IJCST 2017

Kampus Vokasi Terdepan Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali mengadakan International Joint Conference on Science and Technology (IJCST) pada tanggal 27 - 28 September 2017. Tahun ini IJCST diadakan dalam serangkaian Dies Natalis Tiga Dasa Warsa PNB. Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Dr. Muhamad Dimyati, M.Sc. membuka IJCST 2017 di Ayodya Resort Nusa Dua Bali. Konferensi dua hari ini diselenggarakan atas kerjasama Politeknik Negeri Bali (PNB), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, National Cheng Kung University, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Universitas Trunojoyo Madura. Konferensi bertema “Science, Technology, Innovation, and Culture for Sustainable Development : Challenge on Green Industry” bertujuan untuk menguatkan keberadaan peran ipteks dan kebudayaan dalam rangka kehidupan industrial masa kini yang berkelanjutan secara ekologi, berkelanjutan secara ekonomi, dan berkelanjutan secara sosial-budaya.

Dalam sambutan pembukaannya Dirjen menyampaikan harapannya agar seminar kolaborasi seperti ini dapat berkembang dan berlanjut di masa-masa yang akan datang. Dikatakannya, posisi Indonesia per Juni 2017 di atas Thailand untuk publikasi jurnal di mana sebelumnya selalu berada di bawahnya. Lebih dari itu, tulisan jurnal sebaiknya diintensifkan kualitasnya dan tidak saja dibuat untuk kepentingan jurnal ilmiah yang hanya dibaca oleh kelangan spesifik tertentu tetapi meluas ke terbitan-terbitan ilmiah-populer, sehingga masyarakat umum dapat membaca dan memahaminya.

Sementara itu Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, MT., dalam laporannya sebagai institusi penyelenggara dan tuan rumah konferensi mengungkapkan secara detail keberadaan serta strategi riset dan publikasi di lingkungan kampusnya (PNB). Menurutnya, semua riset dan publikasi di PNB mengacu ke paradigma green tourism yang merupakan pusat unggulan teknologi di PNB. Semua program studi di PNB mengacu pada paradigma tersebut bahkan dimulai sejak kurikulum, karya tulis mahasiswa, hingga penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan para dosen di bawah koordinasi tim P3M (Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).

Konferensi ini diikuti 550-an pembicara yang datang dari berbagai perguruan tinggi di Bali dan luar Bali serta luar negeri, seperti Malaysia, Australia, Korea Selatan, Bangladesh, India, Kanada, dan Nigeria. Keynote speech diberikan oleh Prof. Dr. Emilienne Baneth-Nouailhetas, Atase Bidang Pendidikan Kedubes Perancis di Indonesia; Prof. Dr. Zakaria Hossain, Departemen Ipteks Lingkungan Mie University, Jepang; dan Prof. Moonyong Lee, Departemen Teknologi Kimia Yeungnam University, Korea Selatan.

Tags: Politeknik Negeri Bali, PNB, Kampus Vokasi Terdepan, IJCST, Green Tourism

Go to top of page