Call us: 0361-701981 | E-mail: poltek@pnb.ac.id

pnb Terdepan, Profesional, Berdaya Saing Internasional

Program Magister Terapan Perencanaan Pariwisata PNB Gelar Matrikulasi 2019/2020 dan Studium Generale

Program Studi Perencanaan Pariwisata, Program Magister Terapan, Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Bali menggelar matrikulasi untuk 33 mahasiswa barunya yang berlangsung di Gedung MICE kampus setempat Senin 02 September hingga Jumat 06 September 2019. Matrikulasi didahului dengan studium generale dari Wakil Gubernur Bali yang sekaligus Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Bali Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si (Tjok Ace) setelah seremoni pembukaan oleh Direktur Politeknik Negeri Bali I Nyoman Abdi SE, M.eCom. Tiga puluh tiga mahasiswa angkatan pertama, yakni 17 laki dan 16 perempuan, kompak mengenakan baju putih dengan bawahan gelap lengkap dengan dasi dan scarf-nya dna tampak tekun mengikuti acara yang dihadiri oleh para pejabat di lingkungan PNB, termasuk dosen-dosen Program Studi Perencanaan Pariwisata dan Jurusan Pariwisata.

 

Dalam sambutannya I Nyoman Abdi selaku Direktur PNB menyatakan rasa syukurnya karena setelah 30 tahun lembaga penghasil profesional ini berdiri akhirnya bisa menjalankan program magister (S-2) terapan untuk pertama kalinya. Bahkan Perencanaan Pariwisata ini merupakan program studi satu-satunya di Indonesia. Dikatakannya, sudah ada beberapa lembaga pendidikan vokasi di luar Bali yang menaruh minat untuk mengambil lulusan program ini untuk dijadikan dosen atau tenaga pengajar. Apalagi para mahasiswa baru ini tidak saja berasal dari Bali tetapi juga dari pulau-pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Lombok. 

Tjok Ace dalam pidato studium generale-nya yang renyah dan komunikatif yang berjudul “Bali di Era Bisnis Global: Dinamika Perkembangan Wisatawan serta Produk  dan Industri Pariwisata” di antaranya menyatakan perlunya semua pihak, para stakeholder, dalam hal ini perguruan tinggi seperti Program Magister Terapan Perencanaan Pariwisata PNB menjalankan kurikulumnya dengan selalu bergandengan dengan realitas-realitas global yang dihadapi oleh industri pariwisata di mana di dalamnya revolusi industri 4.0 harus menjadi perhatian. Menurut mantan dosen, pengusaha, seniman, dan budayawan ini, kuncinya adalah SDM (sumber daya manusia), khususnya yang dihasilkan oleh program-program pendidikan tinggi terapan seperti di Politeknik Negeri Bali

Selain studium generale, para mahasiswa diberikan kuliah umum industrial dari Dewa Darmayuda (manajemen The St Regis Bali Resort) bertopik “The St Regis Bali Resort: “Manajemen Sumber Daya, Kualitas Pelayanan, dan Sustainabilitas Bisnis” di samping bekal wawasan dan pengetahuan proses kependidikan di program studi ini oleh Ketua Jurusan Pariwisata I Ketut Suarta dengan topik “Penerapan Sistem Pendidikan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali pada Program Studi Perencanaan Pariwisata, Program Magister Terapan (MTrPP)”. 

Menurut Ketua Program Studi Perencanaan Pariwisata Dr. I Gede Mudana, M.Si, materi keilmuan matrikulasi diberikan oleh seluruh enam dosen program studinya, yaitu berturut-turut: (1) “Persoalan Filsafat Ilmu Terapan Pariwisata (dalam Konteks Keberadaan Program Studi Perencanaan Pariwisata, Program Magister Terapan, Politeknik Negeri Bali)” (I Gede Mudana); (2) “Pariwisata sebagai Bisnis dan Kewirausahaan: Sumber Daya Ekonomi dan Aspek-aspek Ekonomi Politik Industrialisasinya” (I Putu Astawa); (3) “Perkembangan Manajemen dan Posisi Perencanaan Pariwisata (Tourism Business Planning)” (Ni Made Ernawati); (4) “Peran Pemimpin dalam Proses Kerja Manajemen Industri Pariwisata di Era Disruptif” (I Made Darma Oka); (5) “Tren, Isu Strategis, dan Prospek Bisnis Pariwisata Global-Nasional-Lokal” (I Ketut Budarma); (6) “Pariwisata Global, Industri 4.0, dan Generasi Milenial: Peluang dan Tantangan bagi Lokalitas (Alam, Manusia, Budaya)” (Ni Gst Nym Suci Murni) (mud).

Tags: PNB, Politeknik Negeri Bali, kampus vokasi terdepan

Go to top of page